Cerita Kami
Dari sebuah keinginan sederhana untuk merayakan kopi nusantara, lahirlah Ulah Coffee — sebuah perjalanan dari kebun ke cangkir.
Berawal dari satu cangkir.
Pada tahun 2014, sekelompok teman dengan obsesi yang sama duduk mengelilingi cupping table di sebuah ruangan kecil di Karawang. Mereka baru saja kembali dari perjalanan ke dataran tinggi Gayo, dan mencicipi sesuatu yang luar biasa — kopi yang manis, kompleks, dan hidup.
Pertanyaannya: kenapa kopi sebagus ini jarang dirasakan oleh peminum kopi Indonesia sendiri? Dari pertanyaan itu, lahirlah Ulah Coffee.
Apa yang kami pegang.
Empat prinsip yang menemani kami sejak hari pertama.
Kualitas Utama
Hanya biji dengan skor 84+ yang kami terima. Kalau tidak luar biasa, tidak akan kami jual.
Direct Trade
Kami bekerja langsung dengan petani — membayar premium untuk kualitas premium, tanpa perantara.
Craft Roasting
Setiap origin punya profil roasting tersendiri, dirancang khusus menonjolkan karakter aslinya.
Komunitas
Kami percaya kopi yang baik membangun komunitas — dari petani, roaster, barista, hingga peminumnya.
Tonggak perjalanan kami.
Roastery pertama
Membuka roastery pertama di Cilamaya, Karawang dengan satu mesin Probat 5kg dan tiga karung biji Gayo.
Program direct trade
Memulai program direct trade resmi dengan kelompok petani di Sumatera dan Sulawesi.
Roastery di Cilamaya
Memantapkan roastery dan ruang ngopi di Cilamaya — tempat semua biji kami diolah, di-cup, dan disajikan.